Terbit Rencana Perangin Angin Sandang Tiga Status Tersangka

Jumat, 10 Juni 2022 – 12:00 WIB
Terbit Rencana Perangin Angin Sandang Tiga Status Tersangka - JPNN.com Sumut
Tersangka Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin berjalan menuju ruangan di gedung KPK, Jakarta, Senin (7/2/2022). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/aww.

sumut.jpnn.com, MEDAN - Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin ditetapkan menjadi tersangka dalam tiga kasus yang berbeda.

Pertama, politikus Partai Golkar itu awalnya ditetapkan menjadi tersangka kasus suap.

Tak hanya Terbit, KPK juga menjerat lima tersangka lainnya, yakni saudara kandung Terbit Rencana, Iskandar Perangin Angin yang merupakan Kepala Desa Balai Kasih.

Lalu, ada empat orang pihak swasta bernama Marcos Surya Abdi, Shuhanda Citra , Muara Perangin Angin dan Isfi Syahfitra.

Terbit diduga menerima suap Rp 786 juta dari Muara Perangin Angin karena mendapat dua proyek di Dinas PUPR dan dinas Pendidikan sebesar Rp 4,3 miliar.

Uang tersebut diberikan Muara lewat Marcos Shuhanda dan Isfi kepada Iskandar lalu diteruskan kepada Terbit Rencana Perangin Angin.

"Maka KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Kamis (20/1) dini hari.

Setelah terjaring kasus suap, lagi-lagi Terbit Rencana Perangin Angin diduga terlibat dalam kasus kerangkeng yang berada di lahan belakang rumah pribadinya di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat.

Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin ditetapkan menjadi tersangka dalam tiga kasus yang berbeda.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumut di Google News