Pelatih PSMS Medan Ungkap Kesedihannya Soal Tragedi Kanjuruhan, Singgung Gas Air Mata

Rabu, 05 Oktober 2022 – 15:55 WIB
Pelatih PSMS Medan Ungkap Kesedihannya Soal Tragedi Kanjuruhan, Singgung Gas Air Mata - JPNN.com Sumut
I Putu Gede mantan pemain Arema FC yang saat ini menjadi Pelatih Kepala PSMS Medan. Foto: Dok PSMS Medan

sumut.jpnn.com, MEDAN - Mantan pemain Arema FC I Putu Gede turut menyampaikan duka cita atas tragedi maut di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10) lalu.

"Sangat prihatin banget, saya turut berbelasungkawa atas meninggalnya rekan-rekan Aremania," kata I Putu Gede seusai acara Salat Gaib dan Doa Bersama untuk Korban Kanjuruhan di Gor Pemprovsu Jalan William Iskandar, Selasa (4/10).

I Putu Gede yang saat ini menjadi Pelatih Kepala PSMS Medan itu turut mengkritik soal penggunaan gas air mata yang diduga menjadi penyebab ratusan suporter tewas.

Menurutnya, penggunaan gas air mata itu harusnya tidak terjadi.

Sebab, penggunaan itu tidak diperbolehkan dalam statuta FIFA. Pria kelahiran Denpasar, 1 Desember 1973 itu menduga pihak penyelenggara tidak mengetahui soal larangan tersebut.

"Saya pikir itu mungkin juga para penyelenggara tidak tau statuta itu ya. Saya juga pernah mengalami gas air mata saat menjadi pemain, memang gas air mata kejadiannya jauh saja, kejadian di tribune ke lapangan bisa terasa, apalagi yang langsung (ke tribune,red). Itu yang saya sesalkan," ujar Putu.

Mantan Juru Taktik PSS Sleman itu juga turut mengenang saat dirinya menjadi pemain di Arema FC.

Dia mengakui Arema sangat berkontribusi dalam perjalanan kariernya.

Pelatih PSMS Medan I Putu Gede turut menyampaikan duka cita mendalam pada tragedi maut di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (1/10)

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumut di Google News