Komnas HAM Menyebut Tembakan Gas Air Mata Pemicu Utama Ratusan Korban Jiwa di Kanjuruhan

Rabu, 02 November 2022 – 20:10 WIB
Komnas HAM Menyebut Tembakan Gas Air Mata Pemicu Utama Ratusan Korban Jiwa di Kanjuruhan - JPNN.com Sumut
Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam. Foto/dok: Ricardo/JPNN

sumut.jpnn.com, JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyimpulkan hasil investiagasi tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan 135 orang meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur (Jatim).

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menyebut penembakan gas air mata menjadi pemicu utama jatuhnya ratusan korban jiwa dan korban luka.

"Ini memang standing point kami sejak awal. Gas air mata itu pemicu utama jatuhnya korban meninggal, luka-luka, ataupun trauma," ujar Anam dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Rabu (2/11).

Choirul Anam mengatakan penembakan gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 telah memicu jatuhnya 135 korban tewas dan ratusan korban lainnya mengalami luka ataupun trauma, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Menurutnya, pemicu secara langsung, gas air mata menjadi penyebab kematian apabila digunakan di dalam ruangan dan kondisi tertentu, seperti penembakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan yang bentuk ruangannya tertutup dan dipadati ribuan orang.

"Penyebab langsung salah satunya itu dilihat dari karakter gas air mata. Walaupun dia bukan sesuatu yang mematikan, dalam ruang tertentu, kondisi tertentu, dia bisa mematikan," ujarnya.

Sementara itu, mengenai pemicu secara tidak langsung, Anam mengatakan bahwa hal tersebut terkait dengan penembakan gas air mata ke arah tribun yang menyebabkan banyak orang panik, lalu sesak napas, dan berujung pada kematian.

"Penembakan ke tribun dan sebagainya mengakibatkan kepanikan. Dari panik itu, banyak yang juga mengalami sesak napas dan lain sebagainya, terus berebut keluar pintu dengan tangga yang curam. Di situ, ada yang jatuh, terluka, dan meninggal," ucap Anam.

Komnas HAM menyebut tembakan gas air mata menjadi pemicu utama jatuhnya korban jiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumut di Google News