Partai Demokrat Sebut Keputusan Duet Anies Baswedan - Muhaimin Mengkhianati Piagam Koalisi

Kamis, 31 Agustus 2023 – 22:47 WIB
Partai Demokrat Sebut Keputusan Duet Anies Baswedan - Muhaimin Mengkhianati Piagam Koalisi - JPNN.com Sumut
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya. Foto: ANTARA/HO-Partai Demokrat

sumut.jpnn.com, JAKARTA - Partai Demokrat menyebut kerja sama dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mengusung pasangan bakal capres dan bakal cawapres Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar pada Pilpres 2024, sebagai pengkhianatan.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya menyebut keputusan kerja sama politik dengan PKB merupakan inisiatif Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, tersebut telah mengkhianati Piagam Koalisi.

“Rentetan peristiwa ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap semangat perubahan, pengkhianatan Piagam Koalisi yang telah disepakati ketiga parpol,” kata Teuku Riefky dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (31/8).

Dia juga menyebut Anies Baswedan yang diberi mandat untuk memimpin koalisi juga telah mengkhianati apa yang telah disampaikannnya bahwa dirinya memilih Ketua Umum Demokrat AHY sebagai bakal calon wakil presiden.

"Termasuk, pengkhianatan terhadap apa yang telah disampaikan sendiri oleh bakal capres Anies Baswedan yang telah diberikan mandat untuk memimpin Koalisi Perubahan," tegas Teuku.

Dalam siaran pers tersebut, Teuku mengungkapkan bahwa sejatinya Anies telah memilih AHY sebagai bakal cawapres. Teuku menyebut Anies telah menyampaikan kepada AHY terkait keinginannya itu.

"Bakal capres Anies menghubungi pada 12 Juni 2023 dan mengatakan kepada Ketum AHY, 'Saya ditelepon beberapa kali oleh Ibu saya dan guru spiritual saya agar segera berpasangan dengan bakal capres-cawapres Anies-AHY'," kata Teuku.

Kemudian, sambung dia, Anies memutuskan untuk memilih AHY sebagai bakal cawapresnya pada 14 Juni 2023. Nama AHY pun telah disampaikan kepada para ketum dan majelis tertinggi partai koalisi.

Partai Demokrat menyebut keputusan duet Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar sebagai pengkhianatan Piagam Koalisi
Facebook JPNN.com Sumut Twitter JPNN.com Sumut Pinterest JPNN.com Sumut Linkedin JPNN.com Sumut Flipboard JPNN.com Sumut Line JPNN.com Sumut JPNN.com Sumut

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumut di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia