Nyawa Pasutri di Samosir Melayang di Tangan Begu, Motifnya Sungguh Keterlaluan

Namun, percobaan perampokan itu pun gagal. Sebab, saat pelaku hendak masuk ke kamar istri korban, kondisi kamar dalam keadaan terkunci.
Pelaku pun pergi meninggalkan rumah korban dan kembali melakukan aksinya pada Senin (11/7) pagi. Saat itu, pelaku melihat Henny sedang berada di dapur, sedangkan Jimmi pergi mengantarkan anaknya sekolah.
Saat itu, pelaku pun masuk ke dalam rumah korban dan bersembunyi di kamar mandi. Tak lama, dia pun keluar dan langsung memukul korban Henny dengan martil yang sudah dibawanya, beberapa kali.
Beberapa saat kemudian, korban Jimmi pulang ke rumahnya. Akibat panik, pelaku lalu mengunci rumah korban.
"Korban pun masuk melalui jendela dan melihat istrinya sudah terkapar," kata Josua.
Tanpa basa-basi, pelaku juga langsung menghantam korban Jimmi dengan martil yang sama di bagian kepala hingga tewas.
Seusai membunuh kedua korban, pelaku langsung mengambil uang penginapan hotel di rumah korban sebesar Rp 12 juga dan membawanya kabur.
"Pelaku mengatakan kalau yang yang diambil dari tas korban jumlahnya Rp12 juta,” ungkapnya.
Polisi mengungkap motif pelaku pembunuhan pasangan suami istri di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut).
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumut di Google News