Pertandingan Futsal Berujung Petaka, Tiga Pelajar Ini Dibacok, Pelaku Masih di Bawah Umur

"Terhadap sembilan orang ini dikembalikan kepada orang tuanya, karena memang dari aturan yang berlaku itu, untuk usia anak ini tidak dilakukan penahanan, kecuali sanksi pidana di atas tujuh tahun," kata Fathir.
Baca Juga:
Perwira menengah Polri itu membeberkan bahwa motif penusukan itu dilatarbelakangi karena persoalan saling ejek, seusai kalah bertanding futsal. Akibatnya, kedua kelompok itu pun saling berkelahi hingga terjadi pembacokan.
"Mereka sedang melangsungkan pertandingan futsal. Jadi, ketika bertanding itu ada pihak yang kalah, ada saling ejek, sehingga ada salah satu kelompok yang merasa tersinggung, terjadilah perkelahian," jelasnya.
Dalam kasus ini, pihak kepolisian turut mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan para pelaku untuk menganiaya para korban. Barang bukti itu diantaranya, pisau, besi, dan pecahan keramik.
"Pecahan keramik itu berdasarkan pengakuan salah satu tersangka dia temukan di TKP," pungkas Fathir.
Atas kejadian ini, Fathir mengimbau agar orang tua lebih ketat dalam mengawasi pergaulan anaknya. Pasalnya, kata Fathir, dalam beberapa waktu terakhir, banyak anak di bawah umur yang melakukan tindakan pidana.
"Himbauan kami kepada para orang tua, untuk bisa lebih ketat dalam melakukan pengawasan terhadap anak- anak. Ini menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama untuk diawasi," pungkasnya. (mcr22/jpnn)
Dalam peristiwa ini, tiga orang korban berinisial MA, AZ, dan MR yang masih berstatus pelajar saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami
Redaktur : Muhlis
Reporter : Finta Rahyuni
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumut di Google News