Proyek 'Lampu Pocong' Bobby Nasution Dilaporkan ke Kejagung, Ini 6 Perusahaan Pemenang dan Nilai Proyeknya

"Hasil pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat terkait pengerjaan lampu estetik atau lampu pocong, maka memerintahkan dinas terkait, dalam hal ini SDABMBK, untuk melakukan penagihan menyeluruh atau proyek ini kita anggap total loss," kata Bobby Nasution saat konferensi pers, Selasa (9/5).
Ilustrasi -Pekerja memperbaiki jaringan kabel lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Foto: ANTARA/Basri Marzuki
Menantu Presiden Jokowi ini menyebut dari total anggaran yang bersumber dari APBD itu, Pemkot Medan telah membayarkan Rp 21 miliar kepada pihak ketiga.
Dia menyebut dari hasil pemeriksaan secara menyeluruh ditemukan berbagai ketidaksesuaian baik dari sisi material, spek dan jarak antar tiang lampu menjadi temuan Inspektorat.
"Total yang sudah dibayarkan kepada pekerja atau pihak ketiga Rp 21 miliar. Jadi hari ini kami tugaskan agar Rp 21 miliar itu harus dikembalikan karena proyek ini kita anggap total loss," ungkap Bobby.
KPPU Temukan Indikasi Persekongkolan
Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha (KPPU) menilai ada indikasi persekongkolan tender dibalik polemik gagalnya proyek pembangunan lampu estetik di Kota Medan itu.
Ketua KPPU Kantor Wilayah I Medan Ridho Pamungkas mengatakan kegagalan suatu proyek pelaksanaan pekerjaan dapat disebabkan berbagai faktor, salah satunya adanya persekongkolan dalam tender.
Wali Kota Medan Bobby Nasution memerintahkan perusahaan pemenang tender lampu pocong untuk mengembalikan Rp 21 miliar, ini dia keenam perusahaan tersebut
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumut di Google News