Puluhan Petani Ini Bakal Menginap di depan DPRD Sumut, Tenda Sudah Dipasang, Lihat Tuh
Rencana pembubaran itu sempat diwarnai perdebatan antara petani dan Satpol PP. Petugas tidak bisa menjelaskan alasan mereka membubarkan aksi para petani tersebut.
Alhasil, hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di depan gedung DPRD Sumut. Sementara sejumlah personel Satpol PP juga masih berjaga di lokasi.
Sebelumnya, Penasehat KTTJM Sugianto menyebut bahwa rencana aksi itu memang sudah direncanakan oleh pihaknya.
"Fix kami bakal menginap dan mendirikan tenda di depan DPRD Sumut," kata Sugianto.
Sugianto sendiri belum bisa memastikan berapa lama pihaknya akan melakukan aksi menginap di depan gedung dewan itu.
Menurutnya, aksi tersebut tergantung komitmen DPRD Sumut untuk menyelesaikan konflik tanah yang dialami para petani.
"Berapa lama yang jelas (tergantung,red) persoalan ini diselesaikan atau tidak. Ini adalah persoalan hidup dan mati, ini pemerintah harus menyelesaikan secara serius bukan hanya janji-janji," ungkapnya.
Dia menjelaskan tanah seluas 1024 hektare itu awalnya dibeli oleh para petani pada tahun 2004.
Puluhan petani bakal melakukan aksi menginap di depan gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (19/9).
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumut di Google News