Hepatitis Misterius Ancam Anak-anak, WHO Sebut KLB, Sudah Ada Korban Jiwa di Jakarta

"Pasien ini pernah mengalami COVID-19 pada Desember yang lalu, walaupun sejauh ini belum ada bukti ilmiah yang jelas antara hepatitis akut dengan infeksi virus Corona," katanya.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat juga pernah melaporkan dari sembilan kasus serupa di Alabama, dua pasien anak di antaranya harus transplantasi hati. Semuanya positif adenovirus.
"Gejalanya antara lain muntah, diare dan juga ada yang infeksi saluran napas atas," katanya.
Di sisi lain, kata dia, muncul hipotesis berjudul 'Vaksinasi SARS-CoV-2 Dapat Menimbulkan Hepatitis Dominan Sel T CD8' pada Journal Hepatology yang dirilis per 21 April 2022.
Prof Tjandra kemudian mendorong kewaspadaan Indonesia dengan cara melakukan deteksi dini kalau ada kasus yang dicurigai, termasuk akses dan ketersediaan pemeriksaan adenovirus dan berbagai jenis virus lainnya.
Selain itu, perlu dimulai kesiagaan awal pelayanan kesehatan termasuk rumah sakit, setidaknya penjelasan pada tenaga kesehatan dan berbagai terapi dasar.
"Termasuk penyuluhan kesehatan pada masyarakat luas," kata Prof Tjandra Yoga Adhitama.(Antara/jpnn)
Penyakit misterius kini tengah mengancam.Jakarta, telah ditemukan tiga kasus meninggal dunia. WHO menyatakan penyakit tersebut sebagai kejadian luar biasa (KLB)
Redaktur & Reporter : Muhlis
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumut di Google News