Mantan Anggota DPRD Karo Menjadi Buronan Polisi Setelah Menikam Warga Hingga Tewas di Lapo Tuak

Senin, 17 Oktober 2022 – 07:00 WIB
Mantan Anggota DPRD Karo Menjadi Buronan Polisi Setelah Menikam Warga Hingga Tewas di Lapo Tuak - JPNN.com Sumut
Mantan anggota DPRD Kabupaten Karo jadi buronan setelah menikam warga hingga tewas. Ilustrasi Foto: dok JPNN.com

sumut.jpnn.com, KARO - Seorang pria yang disebut mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Karo berinisial MLS (56) tengah menjadi buronan polisi setelah telibat tindak pidana pembunuhan.

Pelaku yang saat ini masih diburu tersebut menusuk warga bernama Empindonta Sinulingga (34) hingga tewas.

Kasi Humas Polres Tanah Karo Iptu Sahril Lubis menyebut peristiwa nahas itu terjadi sebuah warung tuak di Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, pada Kamis (13/10) sekitar pukul 23.40 WIB.

Saat itu, keduanya sedang asyik minum tuak bersama dengan sejumlah warga lainnya.

"Korban dan terduga pelaku penganiayaan bersama saksi- saksi minum tuak di kedai tuak sambil bernyanyi dengan musik karaoke," kata Iptu Sahril, Minggu (16/10).

Setelah itu, kata Sahril, korban dan pelaku tiba-tiba berkelahi. Bahkan, pelaku sampai menusukkan senjata tajam ke tubuh korban.

"Tanpa diketahui oleh saksi apa penyebabnya, antara korban dan terduga pelaku berkelahi, dan tiba-tiba korban kena tusukan senjata tajam pada perut bagian depan kanan dibawa rusuk, dan dada kiri," ungkapnya.

Rekan korban yang melihat kejadian itu sontak langsung membawa korban menggunakan sepeda motor menuju RSU Kabanjahe, untuk mendapatkan pertolongan. Namun, nahas, korban menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit.

Seorang warga bernama Empindonta Sinulingga,34, tewas seusai terkena tusukan benda tajam.
Facebook JPNN.com Sumut Twitter JPNN.com Sumut Pinterest JPNN.com Sumut Linkedin JPNN.com Sumut Flipboard JPNN.com Sumut Line JPNN.com Sumut JPNN.com Sumut

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumut di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia