Rebutan Biduan saat Menonton Organ Tunggal, Dua Kelompok Baku Hantam, Satu Korban Meninggal

Senin, 16 Mei 2022 – 20:59 WIB
Rebutan Biduan saat Menonton Organ Tunggal, Dua Kelompok Baku Hantam, Satu Korban Meninggal - JPNN.com Sumut
Dua kelompok pemuda di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, terlibat bentrokan berdarah. Foto: Ilustrasi/ Grafis: Rahayuning Putri Utami/JPNN.com

sumut.jpnn.com, LAHAT - Pertunjukan musik organ tunggal di Desa Tanjung Kurung Ilir, Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, berubah menjadi pertumpahan darah.

Dua kelompok pemuda, antara kubu Yuda Setiawan (19) dan MA terlibat baku hantam. Akibatnya, Yudha meninggal dunia akibat luka parah di paha.

Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto menjelaskan kasus tersebut terjadi pada Minggu (15/5) sekitar pukul 00.30 WIB.

Saat itu, Yudha bersama lima rekannya datang untuk menonton pertunjukan organ tunggal tersebut. Namun, saat hendak pulang sekitar pukul 02.00 WIB, terjadi selisih paham antara korban dan para pelaku terkait perebutan biduan.

Cekcok mulut itu terus melebar dan hingga terjadi perkelahian kelompok Yuda dengan kelompok MA.

Kedua kelompok saling kejar-kejaran dan tercerai berai.

Tak lama berselang, perkelahian berhenti. Rekan-rekan Yuda seperti Pipto dan Angles mencari keberadaan korban.

Setelah dicari, Yuda ditemukan di atas jembatan Desa Tanjung Kurung Ilir dengan mengalami luka parah di bagian pahanya.

Dua kelompok pemuda terlibat baku hantam karena berebut biduan. Satu orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumut di Google News