Bos Judi Online Terbesar Sumut Apin BK Abaikan Ultimatum Irjen Panca, Siap-siap Saja!

sumut.jpnn.com, MEDAN - Polda Sumatera Utara (Sumut) menggerebek markas judi daring yang diklaim sebagai terbesar di Sumatera Utara di perumahan elite Cemara Asri, Selasa (9/8) dini hari.
Dari rumah dengan modus kafe Warna Warni itu, polisi menemukan puluhan komputer. Ternyata rumah tersebut menjadi markas operator perjudian.
Penggerebekan itu langsung dipimpin Kapolda Sumut Irjen Panca. Dari lokasi itu polisi mengamankan sejumlah orang yang diduga menjadi pekerja.
Teranyar, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi menyebut saat ini penanganan perkara perjudian itu telah dinaikkan ke taham penyidikan.
"Kasus judi online di Kompleks Cemara sudah naik tahap sidik (penyidikan, red)," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Kamis (18/8).
Sejauh ini penyidik telah memeriksa 14 orang saksi yang terdiri dari empat pegawai kafe Warna Warni, ketua RT, tiga satpam, dan enam orang terduga operator judi online berinisial AD, LR, S, RY, EW dan CTN.
Selain itu, dilakukan juga pemblokiran ratusan rekening yang diduga dipakai untuk menampung dana bisinis judi online tersebut.
Kemudian, anak buah Irjen Panca Putra juga bekerja sama dengan instansi terkait telah memblokir 21 website judi online yang diduga milik Apin BK alias AP tersebut.
Bos judi online terbesar di Sumut AP atau Apin BK belum juga menyerahkan diri meskipun Kapolda Sumut Irjen Panca telah mengultimatumnya, berani sekali...
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumut di Google News