Mendag Zulkifli Hasan Bantah Kelangkaan Minyak Goreng Ulah Mafia: Ada Keterlambatan

Senin, 20 Juni 2022 – 17:33 WIB
Mendag Zulkifli Hasan Bantah Kelangkaan Minyak Goreng Ulah Mafia: Ada Keterlambatan - JPNN.com Sumut
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat mengunjungi Pasar Koja, Jakarta Utara. Foto dok humas Kemendag

sumut.jpnn.com, JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan membantah keterlibatan mafia dalam persoalan kelangkaan dan melonjaknya harga minyak goreng yang terjadi beberapa bulan belakangan.

Ditemui di lingkungan Istana Kepresidenan, pria yang karib disapa Zulhas itu meyakini persoalan minyak goreng lebih diakibatkan kekeliruan mengantisipasi lonjakan harga minyak sawit mentah (CPO) dunia.

"Enggak, saya kira bukan soal mafia tidak mafia. Ini kan ada kenaikan harga booming. Teman-teman punya CPO langsung jual cepat, nah ada keterlambatan kita mengantisipasi," kata dia, Senin.

Zulkifli Hasan menilai melonjaknya harga minya sawit dunuia semestinya menjadi berkah dalam negeri, tapi justru menimbulkan masalah.

"Harga bagus kan berkah sebetulnya. Ini harga bagus bukan berkah, jadi masalah. Nah ini yang harus kita urai di mana. Saya sudah tahu, sudah kita perbaiki, sudah ada jalan keluarnya. Sebulan dua bulan beres Insha Allah," katanya.

Mendag Zulhas menjelaskan salah satu solusi yang telah disiapkan mengantisipasi kondisi tersebut tidak terulang yakni memperbaiki tiga distribusi yang memasok minyak goreng curah ke lebih 10.000 titik penjualan dengan satu harga Rp 14.000 per liter.

Kemudian, lanjutnya, ditempuh pula upaya pembuatan kemasan sederhana untuk minyak goreng curah agar memudahkan proses distribusi ke seluruh wilayah Indonesia.

Ketika ditegaskan apakah menurutnya tidak ada mafia minyak goreng, Mendag mengatakan "ya perdagangan itu biasa. Ada yang bagian untung lebih bagian yang kayak...ya biasa itu".

Mendag Zulkifli Hasan menegaskan kelangkaan minyak goreng dan lonjakan yang terjadi beberapa bulan belakangan di Indonesia bukan karena mafia minyak goreng

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumut di Google News