Warga Ramai Perbincangkan Pertalite Lebih Boros Seusai BBM Naik, Begini Penjelasan Pertamina

Jumat, 23 September 2022 – 08:00 WIB
Warga Ramai Perbincangkan Pertalite Lebih Boros Seusai BBM Naik, Begini Penjelasan Pertamina - JPNN.com Sumut
Ilustrasi - pengisian BBM jenis Pertamax dan Pertalite di SPBU. Ricardo/JPNN.com

sumut.jpnn.com, JAKARTA - Pertamina angkat bicara terkait isu yang menyebut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite lebih boros seusai pemerintah menaikkan harga BBM.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menegaskan tidak ada perubahan spesifikasi pada produk Pertalite (RON 90).

Dia memastikan bahwa Pertamina telah menjamin produk BBM yang disalurkan melalui lembaga penyalur resmi seperti SPBU dan Pertashop sesuai dengan spesifikasi dan pengawasan kualitas yang ketat.

Menurut Irto, produk BBM yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan tidak akan disalurkan ke masyarakat.

"Pertamina berkomitmen menyalurkan produk-produk BBM berkualitas sesuai dengan spesifikasi. Melalui kontrol kualitas, produk yang tidak sesuai spesifikasi tidak akan disalurkan ke lembaga penyalur,” ujar Irto, Kamis (22/9).

Adapun standar dan mutu BBM Pertalite yang dipasarkan melalui lembaga penyalur resmi di Indonesia sesuai dengan Keputusan Dirjen Migas Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin 90 Yang Dipasarkan Di Dalam Negeri.

Irto mejelaskan penguapan dapat berubah dengan cepat jika temperatur penyimpanan meningkat bukan adanya perubahan spesifikasi pada Pertalite.

“Secara spesifikasi, batasan maksimum untuk penguapan Pertalite ialah 10 persen, dibatasi maksimal 74 derajat Celcius. Secara umum produk Pertalite ada di suhu 50 derajat Celcius. Artinya, pada saat temperatur 50 derajat Celcius, Pertalite sudah bisa menguap hingga 10 persen,” kata Irto.

Pertamina memberikan penjelasan terkait isu terkait Pertalite yang disebut lebih boros setelah pemerintah menaikkan bahan bakar minyak (BBM)

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumut di Google News